Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Wordpress atau Blogspot ?


Seorang teman yang baru memulai dunia blog bertanya pada saya, “bagus mana kalau mau bikin blog ? Wordpress atau Blogspot ?” kebetulan hanya 2 perbandingan itu saja yang di tanyakan ke saya. Karena memang popularitas blog hanya tampak di kedua tempat itu. Saya pun bingung juga mau jawab, bagus mana ? Wordpress atau Blogspot ? apa kekurangan kelebihan dari wordpress dan blogspot ? Pertanyaan yang di lontarkan ini dalam konteks ngeblog di hosting subdomain dari wordpress dan blogspot tersebut, bukan dalam hosting yang menggunakan ‘Content Managemen System‘ atau yang di kenal dengan nama CMS.

Saya coba uraikan pelan-pelan ke kawan saya itu melalui Private Message secara panjang lebar sampai saya sendiri bingung apa yang sudah barusan saya jelaskan. Flash Back, awal saya ngeblog saya hanya mengenal Blogspot sebagai tempat ngeblog karena ya dari kandungan kata ‘Blog’ di dalam kata ‘Blogspot’ itu sendiri yang membuat saya ngeblog di tempat itu. Dan kemudian saya juga membuat ‘kembaran‘ blog saya itu di wordpress dengan alamat http://norjik.wordpress.com yang pada akhirnya blog di subdomain wordpress itu saya tutup dan kembali konsen ngeblog di subdomain blogspot dengan alamat http://norjik.blogspot.com sampai pada akhirnya memilih hosting sendiri ini. Kenapa saya tinggalkan Wordpress dan memilih Blogspot dan pada finalnya saya memilih ngeblog menggunakan hosting sendiri ? tentunya ada kekurangan dan kelebihan, yang pada akhirnya kekurangan itu dapat tertutupi tanpa sedikitpun mengurangi kelebihan yang ada pada blogspot pilihan saya waktu itu. Berikut saya coba uraikan pendapat saya tentang kelebihan dan kekurangan dari dua tempat ngeblog paling populer itu :

BLOGSPOT

1. Blogspot memiliki kelebihan dalam hal modifikasi template, terdapat ratusan bahkan ribuan free template yang bisa di download secara gratis dan dapat dimodifikasi sesuai selera kita.
2. Blogspot dapat membaca Script Java sehingga kita dapat memperindah blog kita dengan aneka macam widget dan tool seperti Shoutbox, Jam analog atau digital, Alexa rangking, Pagerange dan masih banyak lagi.
3. Karena blogspot bisa membaca aneka Javascript, tentunya blogspot bisa di maksimalkan untuk mendapatkan penghasilan melalui aneka program periklanan yang belakangan ini mulai marak seperti Google Adsense, Adsense by Camp, Kumpul Blogger dan lainnya.

WORDPRESS

1. Secara default wordpress sudah menyediakan banyak template, tetapi sayangnya kita tidak bisa seenak nya untuk memodifikasi template tersebut seperti pada blogspot. Walau bisa di modifikasi, hasilnya nggak berbeda jauh dengan default templatenya.
2. Wordpress tidak bisa mengenali Javascript, sehingga jelas kita tidak bisa memasang shoutbox, alexa dan beberapa tool yang menggunakan Javascript.
3. Karena wordpress hanya mengenali kode html, maka sudah jelas wordpress tidak terlalu bisa di andalkan sebagai blog yang mendatangkan uang.
4. Satu-satunya kelebihan wordpress yang saya lihat adalah pada bagian komentar, wordpress menyediakan form komentar yang user friendly sehingga bisa tampil persis sebuah forum untuk diskusi sedangkan Blogger agak ribet untuk memberikan sebuah komentar, kecuali jika mau extra keras merubah agar tampilanya menjadi user friendly.
5. Wordpress bisa mengimport semua tulisan yang pernah kita posting di blogspot, tetapi tidak sebaliknya.
6. Di mata saya, wordpress punya tampilan yang bersih dan rapi sehingga pas rasanya untuk tempat khusus menulis.

Secara tampilan dan komentar yang user friendly saya pilih wordpress, tetapi untuk aneka modifikasi dan support untuk script dari pihak ke dua saya pilih blogspot. Nah bingung kan ? pengenya sih kedua-duanya bisa di dapat. Bagaimana solusinya ? tampilan bersih serta komentar userfriendly plus support terhadap segala jenis script ?. Akhirnya ketemu juga jawabanya, yaitu HOSTING SENDIRI dan kemudian di install wordpress melalui fantastico yang sudah tersedia pada webhosting. Wordpress yang di install di hosting bisa di modifikasi sesuka hati seperti blogspot dan tentunya juga support Javascript. Hosting kan butuh biaya ? belum lagi beli domain nya ?, jawabnya… enggak mesti juga ah, khan ada Hosting gratis dan Domain gratis yang bisa di gunakan. Untuk hosting gratis bisa di coba di http://000webhost.com, silahkan buat account dan untuk instalasi wordpressnya bisa di lihat disini. Untuk domain gratis bisa ke http://co.cc, dan untuk menghubungkan domain dengan hosting bisa dilihat disini.


Kotak saran atau kotak sumbangan


Aneh aja kalau liat kotak ini. Jelas-jelas tertulis KOTAK SARAN tapi koq isinya duit melulu di dalamnya ? apa aku aja yang nggak mudeng dengan maksud tulisan itu. Kotak ini aku temukan di salah satu kantor BUMN indonesia pas kebetulan lagi ada urusan disitu. Kalau untuk usil-usilan sih aneh aja rasanya kalau kotak ini terletak di suasana kantor yang terlihat formal banget. Apa mungkin “saran” yang di maksud di kotak ini adalah “duit” ? buset. Ada-ada aja ! barangkali ada yang tau apa maksud dari kotak ini ? atau ada yang mau kasih “SARAN” ke saya b-(b-(b-(b-(





RACUN DUNIA

RACUN DUNIA, Yap memang sengaja posting ini mengambil dari judul lagu Group Musik CHANGCUTER (Kalau nggak salah tulis). Didalam lagu itu, disebutnya bahwa RACUN DUNIA tersebut adalah WANITA ? maksudnya ?. Terus terang saya tidak setuju apalagi suka dengan lagu ‘Racun Dunia‘ tersebut yang menyatakan bahwa WANITA lah sebagai ‘Racun Dunia‘.


Nggak salah tuh isi syairnya begitu ? apa aku nya aja yang sudah terlalu tua untuk mencerna lagu anak-anak muda terbaru jaman sekarang ?. Kalau menurut isi syair tersebut ? trus gimana dengan ibu kita, istri, nenek, anak putri kita, pacar, teman cewek yang baik bahkan solehah ? apa semuanya itu racun. Memang sih ini hanyalah bagian dari seni musik, tapi bukan berarti semaunya membuat ungkapan yang tertulis di dalam lirik lagu khan ? Pandangan saya sih hanya sebatas di lirik lagu berikut :

Racun..racun..racun
Mati laju darahku
memang kau racun

Ampun..ampun..ampun
Takluk sudah hebatku 2x
Memang kau racun

Wanita racun dunia
Karna dia butakan semua

Racun..racun..racun
Hilang akal sehatku 3x
Memang kau racun

Wanita racun dunia
Karna dia butakan semua

Wanita racun dunia
Apa daya itu adanya

Racun..racun..racun
Mati laju darahku
Takluk sudah hebatku
Hilang akal sehatku 2x
Memang kau racun

Racun..racun..racun
Racun..racun..racun
Racun..racun..racun



Racun..racun..racun
Racun..racun..racun
Racun..racun..racun

Mati laju darahku
Takluk sudah hebatku
Hilang akal sehatku 2x
Memang kau racun



Nah, jelas banget di lirik lagu itu mengatakan bahwa RACUN DUNIA itu WANITA keseluruhan tanpa di maksud disitu ‘Pacarnya si Vokalis lah atau Istri si Vokalis lah’. Sewaktu KANGEN BAND muncul, banyak pihak-pihak yang nggak suka dengan group musik tersebut. Dianggep musiknya kampungan lah, ndeso lah, minim tehnik, personilnya udik, syairnya ke melayu-melayu ? padahal menurut saya KANGEN BAND itu sudah jauuuuh sekali lebih baik ketimbang Changcuter si pelantun lagu RACUN DUNIA ?. Lirik lagu KANGEN BAND berkualitas dan punya aransemen yang menarik serta khas, ini yang membuat KANGEN BAND berbeda dengan yang lainnya. Tapi Cangcuter yang menurutku punya ‘lirik aneh’ ini justru malah banyak di elu-elukan. Gayanya pun norak ? walah .. apa aku yang sudah terlalu tua untuk bisa menerima lirik ‘aneh’ itu. Yang jelas, apapun alasanya …. lirik lagu tersebut sudah jelas-jelas berisi perkataan yang tidak enak di dengar ! dan menghina kaum wanita dengan mengatakan bahwa WANITA RACUN DUNIA !. Nggak ada alasan bahwa lirik lagu itu hanya bagian dari hiburan atau seni, lirik lagu bagi saya adalah tetap sebuah perkataan dan ucapan. Saya malah setuju 110% jika judul tersebut di ganti menjadi “SINETRON RACUN DUNIA” hik’s. Ah, sekali lagi itu hanya menurut pandangan saya yang sudah terlalu tua untuk menerima lagu-lagu anak muda jaman sekarang. Bagaimana pandangan teman-teman ?

Source Image http://i243.photobucket.com/albums/ff162/Gie-Gy/231253734178l.jpg
Serupa : http://norjik.com/2008/10/24/racun-dunia


Sendiri dulu

Seperti judul album solo perdananya Ari Lasso ‘Sendiri Dulu’. Bukannya aku mau ikutan bikin album itu, tapi inilah keadaanku sekarang. Sendirian aja di rumah tanpa anak dan istriku, sepi rasanya walau di tengah keramaian. Ini sih sudah pernah terjadi beberapa waktu yang lalu, dan kali ini terjadi lagi. Anak istriku masih di Yogya, di tempat orang tuanya yah karena belum sempat untuk mengunjungi keluarganya yang kebanyakan ada di luar kota. Sedang aku sudah nggak bisa menemaninya lagi karena aku harus segera kembali masuk kerja. Ternyata sendiri lagi setelah berstatus sebagai bapak nggak enak coy, rasanya ada sesuatu yang hilang dan itu bener-bener mempengaruhi aktifitas sehari-hari. Gimana enggak ? setiap pagi selalu ada istri tercinta yang membangunkan tidurku (maklum punya kebiasaan molor sampe siang) trus yang nyiapin sarapan pagi dan bikinin kopi atau teh. Apalagi sehari-hari kalau udah pulang kerja biasanya selalu rada ngebut pingin segera berkumpul dengan keluarga dan melihat senyum si kecilku Ariana, tapi sekarang kalau pulang kerja lebih nyante aja di jalan bahkan disuruh lembur atau meeting sore oke aja alias “tak layanin deh” he3x.


Karena percumah juga pulang cepet-cepet, sampai rumah sepi dan harus ngerebus air sendiri, kalau gula habis harus pergi ke warung sendiri, mau makan harus bongkar-bongkar dapur sendiri….walah ! repot bener coy. Dari awal aku sudah nyangka bakalan seperti ini, dan bener-bener kehadiran Istri dan Anak itu begitu amat dan sangat berharga sekali dalam hidupku ini. Dulu waktu masih membujang, serasa takut pengen merit karena rasa antara iya dan tidak .. bahkan ketika hari H sudah di tentukan rasanya pingin mengulur lagi dan menikmatin masa kebebasan dalam membujang. Tapi kebebasan apa yang di maksud juga nggak jelas dan kebebasan itu kebanyakan punya konotasi yang negatif. Sekarang, bisa di bilang sampai dengan tgl 1 november nanti aku kembali menjadi bujangan dan kenyataanya bukan lagi sebuah kebebasan yang aku dapatkan tapi justru sebaliknya sebuah penderitaan secara batin maupun lahiriah. Yah, cuman uneg-uneg dari seorang suami yang sedang pisah dengan anak dan istri dan akhirnya tertuang ke dalam sebuah posting. ‘Sendiri Dulu’ … ya sudah ..sambil menanti 10 hari kedepan aku banyak beraktifitas dengan dunia maya, ketemuan dengan teman-teman alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta yang kebetulan jarang sekali berjumpa karena kesibukan dan aktifitasnya masing-masing. Kalau sudah sampai di rumah, segera mandi dan merebus air untuk bikin kopi … menyiapkan rokok dan koreknya lalu kembali ke laptop.

Gambar dari http://aboutmiracle.files.wordpress.com/2007/12/headache2.jpg
Serupa : http://norjik.com/2008/10/21/sendiri-dulu/



Review TelkomselFlash Unlimeted

Nggak terasa sudah 4 bln lebih saya menggunakan Telkomselflash unlimeted dan bagi saya inilah saatnya untuk mereview. Nggak afdol rasanya kalau baru pakai kisaran dibawah 1 bulan udah coba review ISP yang saya gunakan ini. Bisa aja waktu awal kita menggunakan ISP tersebut towernya sedang di perbanyak sehingga lamban, atau pengguna masih sedikit sehingga internet terasa cepat. Review ini bisa di bilang hanya sepihak atau versi saya aja, dimana saya menggunakan Ponsel Sony Ericson P990i sebagai modem dan berlokasi di Balikpapan Tengah dan jarak terdekat dengan BTS Telkomsel adalah sekitar 500 mtr yang sudah barang tentu ini bukan jarak yang terlalu jauh. Saya menggunakan paket basic atau paket termurah lah dengan tarif Rp 125.000 + PPN 10% dan tawaran kecepatan UpTo 256kbps di quota 3Gb pertama dan UpTo 64kbps setelahnya, maklum buruh kecil macem saya ini belum mampu kalau harus ambil paket yang lebih cepat yang sudah barang tentu harganya lebih mahal. Mana sekarang ini apa-apa mahal ? belum lagi harus memenuhi kebutuhan keluarga. Sejak harga BBM naik harga-harga Sembako juga melambung ? Halah ! koq malah curhat ! .. Lanjut

Awal perkenalan dengan Telkomflash

Sebelumnya saya menggunakan MATRIX BROADBAND dengan modem ponsel Sony Ericson P990i tarif langganan Rp 135.000,- + PPN 10% (3 bln pertama dan setelahnya Rp 350.000,-) dengan jatah quota sebesar 1.2Gb.


Sampai saat berhenti berlangganan, bisa di bilang saya puas dengan layanan 3.5G nya Indosat ini, namun saya sering problem di OverQuota nya sehingga saya sering membayar lebih …walah mumet !. Dan pada akhirnya saya mendapat informasi dari Milis IT-KALTIM kalau ada Internet Unlimeted dari Telkomsel dengan tarif flat Rp 125.000,- + PPN 10%. Wedew, bukan main senengnya nggak karuan saya waktu itu. Esok harinya langsung datang ke GrahaPari telkomsel yang berada di Jl.Jendral Sudirman Balikpapan.

Kesan Awan

Kesan awal begitu menggoda, selanjutnya lumayan mengecewakan. Awal-awal saya menggunakan ini lah TelkomselFlash begitu cantik dan manis untuk ukuran kelas UpTo 256nya dengan tarif unlimeted. Downstream nggak pernah stuck alias Idle dan Koneksipun lancar.

Baiklah, saya mulai aja review versi saya ini dimulai dari Kelebihan dan Kekurangan yang barangkali ini bisa bermanfaat sebagai referensi buat rekan-rekan yang sedang mencari ISP unlimeted.

KELEBIHAN

1. Tarif murah : Dengan modal duit Rp 125.000,- + ppn 10% kita sudah bisa memiliki akses Internet Unlimeted mobile yang bisa di gunakan di manapun selama masih tercoverage dengan signal Telkomsel yang katanya “Begitu dekat begitu nyata”
2. Include Nomor Hallo : SimCard dari telkomflash unlimeted bisa di gunakan untuk telephone dan sms seperti biasa, karena SimCard tersebut adalah SimCard HALLO BEBAS BICARA tanpa limit pemakaian. Dan bisa juga di aktifkan HALLO CEK *888# untuk cek tagihan atau *887# untuk biaya transaksi terakhir.
3. Jarang DC : TelkomselFlash yang saya gunakan di balikpapan ini, jarang banget DC (baca Disconnect) bahkan nyaris tidak pernah. Pernah tiba-tiba DC dan sempat ngomel dalam hati, eh nggak taunya Ponsel nya yang kehabisan batere…payah !

KEKURANGAN

1. Sering Idle : Akhir-akhir ini sering Idle, sent data hidup tapi down mati. Terkadang kalau mau bersabar, downstream berjalan hanya nanti mati lagi sehingga menyebabkan akses menjadi lambat karena sering matinya downstream yang mengakibatkan stuck.
2. Jarang bisa maksimal : Untuk koneksi dimode 3G kurang sempurna, kecepatan yang di janjikan UpTo 256 jarang sekali terealisasi ..sehingga saya jadi malas untuk download. Rata-rata kecepetan kalau sedang sehat adalah 100 s.d 150kbps di mode 3G.
3. Lambat : Akhir-akhir ini sekitar jam 22.00 s.d 00.00 (kebetulan jam sgitu baru tidur) internet sering idle. Walaupun bergerak, tapi sangat lambat karena sering matinya downstream seperti di nomor 1 tadi.
4. Kurang transparan :Untuk tarif Rp 125.000/bln kita mendapatkan kecepatan UpTo 256kbps di 3Gb pertama dan UpTo 64kbps setelahnya. Tetapi, itu nggak bisa di jadikan patokan sama sekali. Karena kita nggak pernah tau berapa quota yang sudah kita habiskan sekarang ? apa sudah lebih 3Gb atau masih di 3Gb yang seharunya masih mendapat kecepatan UpTo 256kbps. Sebab pernah saya baru seminggu, dan kebetulan waktu itu saya jarang menggunakan internet. Saya coba telephone dan menanyakan perihal lambatnya internet yang saya gunakan waktu itu. Jawaban dari pihak Telkomsel “Bapak sudah melewati 3Gb pertama sehingga kecepetan di turunkan menjadi UpTo 64kbps“. Bagaikan di sambar gledek siang hari, walau takut juga kena sambar beneran. Saya kaget, lha internet jarang di pakai koq sudah sampai 3Gb ? ndownlut apa’an memang ? dan aneh nya 3 hari berselang internet kembali mulus jalan nya dan mendapat kecepatan +/- 150kbps. We lha .. kalo’ memang sudah habis jatah 3Gb khan nggak mungkin dapet lagi kecepatan segitu tuh …wah berarti informasi nya nggak akurat.
5. Melanjut di point 4 tadi, tidak ada nya monitoring penggunaan quota. Sehingga kalau tiba-tiba aja melambat .. sering kira-kira sendiri ..”oh apa udah lewat 3Gb nya ya ?“
6. Bandwith Sharing : memang sudah perjanjian sih dari awal bahwa telkomselflash menggunakan system bandwith sharing. Hanya saya nggak menyangka kalau sharing itu tidah hanya dengan pengguna internetnya saja, tapi juga share dengan pengguna Telephone dan Video Call, wah bukan maen … !! bayangin aja sendiri.

Yah begitulah kira-kira review saya tentang telkomselflash unlimeted yang saya gunakan ini. Mengenai bagus atau tidaknya koneksi Telkomselflash unlimeted ini juga masih bergantung pada lokasi tempat tinggal kita. Dan kesimpulannya, saya masih menetapkan telkomselflash unlimeted ini sebagai kendaraan saya untuk berselancar di dunia maya untuk silaturahmi ke blog rekan-rekan semua. Walau jaraknya dekat, tapi sering terlambat datang …. maklum karena jalan sering rame jadinya macet deh dan lambat sampai “rumah” rekan-rekan semua.



Lebaran tanpa listrik



SEGERA !! BAYAR REKENING LISTRIK ANDA, AGAR TERHINDAR “LEBARAN TANPA LISTRIK”. Sepanduk ini kebetulan aku temukan di 1/3′an Gunung Guntur. Spanduk yang berisi pesan yang manis untuk di baca. Bagaimana ? Sekarang kan PLN lagi manis-manis nya alias sudah nggak pernah lagi mati walau kemarin sempet juga mati di malam hari. Pas mau buka puasa, minum teh… eh tiba-tiba dunia gelap gulita. Otomatis jadi kelabakan .. mau hidupin Genset nggak jadi karena memang nggak punya. Hidupin Emergency Lamp eh pas lupa di charger, maklum sudah lama nggak mati listrik. Akhirnya back to default setting alias ngidupin Lilin, walau agak takut sih secara anakku suka merangkak ambil ini itu yang keliatan unik di matanya. CUMI alias Cuma Mikir, seandainya Listrik yang menguasai hajat hidup orang banyak ini di bagi ke swasta mungkin pesan dalam spanduk itu nggak pernah ada atau berganti menjadi “75% saham listrik sudah di kuasai asing, masihkan anda mendukung mereka ?” mungkin lho.


Nggak ada lagi cara selain menuruti pesan dari PLN itu, karena yah dari pada Lebaran Tanpa Listrik. Lebih mengerikan ketimbang Lebaran Tanpa Angpao atau Baju Baru. Flash Back sedikit, sebelum PON listrik di balikpapan byar pet minimal 5 jam sehari 3 kali seminggu. Bahkan mendekati PON listrik hampir tiap hari padam tanpa ada konfirmasi maupun pemberitahuan sebelumnya. Tidak sedikit yang mengeluh karena peralatan eletronik yang di beli dari gaji sendiri itu pada jebol. Jadi inget waktu mati listri tepat habis maghrib, maksud hati ingin menanyakan ke layanan PLN di nomor telephone 123 …”PLN selamat malam ?“… jawab penerima, “Malam Pak…, mau nanya ni mati listrik sampai jam berapa pak ?“, “Wilayah mana ?” Sahutnya…. “Karang Rejo pak” Jawabku.. “oo itu sampai jam 10 malam nanti” jawabnya dan tut tut tut … up’s telephone langsung di tutup. Positif thingking aja barangkali dia lagi kebelet pipis. Nggak ada lagi yang bisa di harap selain pasrah pada keadaan, itung-itung wisata ke jaman batu he3x. Yah, bagi warga balikpapan yang kebetulan belum bayar listrik mending bayar segera deh, dari pada Lebaran Tanpa Listrik … karena belum ada pilihan lain untuk urusan listrik selain ke PLN. Ah .. cuman uneg-uneg aja … bagaimana sodara-sodara sebangsa dan senasib ? sudah kan anda membayar tagihan listrik ? atau mau LEBARAN TANPA LISTRIK ?